Selasa, 02 April 2013

Pola gambar TAS dengan teknik INTERLOCKING


Lagi-lagi masih dengan tas dengan teknik interlocking....Ini dia pola gambarnya...

Have fun with interlocking crochet

Jumat, 22 Maret 2013

TEKNIK INTERLOCKING CROCHET II



Rasanya mumet liat pola tulisan nya..(hehehe...) moga-moga gambar di atas memperjelas lagi teknik interlocking...Masih banyak lagi pola teknik interlocking...ini hanya salah satunya yang menurutku cukup sederhana....Moga2 mudah dimengerti y..

Semoga teknik ini bermanfaat buat rajuters lain

Happy crocheting....

Interlocking crochet

Teknik apa lagi tuh?

Pertama kali kenal teknik ini mungkin sekitar 6 bulan yang lalu....  dan mengingat kesibukan yang seabrek... baru sekarang deh bisa sharing

Pertama kali mencoba sama sekali gk tau kalau ternyata teknik yang kupelajari punya nama..baru tau kalau namanya interlocking mungkin 1 bulan yang lalu..dan ternyata..seruuuuuu.....ribet sih harus maen gonta ganti benang tp hasilnya...waowww bikin terkagum kagum

apa itu teknik interlocking?

Teknik Interlocking merupakan salah satu teknik rajut dimana dengan sekali rajut, bisa menghasilkan 2 tampilan yang berbeda sekaligus baik depan maupun belakang. Awalnya juga bingung kok bisa...tapi ternyata bisa lho.....

Teknik rajut yang dipakai juga sebenarnya sederhana aja seperti teknik rajut lainnya hanya saja biasanya memerlukan lebih dari 2 warna.


Teknik interlocking bisa dibuat berbagai macam kreasi..pada umumnya selimut..tetapi setelah diuji coba pada tas...bagus juga(kepedean...:p)..sayangnya kulupa menfoto tampak dalamnya...Tampilan depan kotak-kotak merah muda dibingkai benang berwarna hitam..untuk yang tampilan belakang kotak2 hitam dibingkai benang berwarna merah muda.Berikut pola yang berhasil kutulis..moga-moga mudah dimengerti y...



Ukuran : 25 x 7 x 18 cm
Alat        : Jarum renda 2,5 mm
Bahan   : Benang Polyester
                  Kancing kayu
                  Pita 2,5 inci

Dengan warna hitam, 60 ch,
Baris 1             :  1 ch, 59 sc, 3 sc pada satu tusukan, sisi lain, 58 sc, 2 sc pada satu tusukan, sl st
Baris 2             : 1 ch, 2 sc dalam satu tusukan, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan* ulangi 3 kali, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan * ulangi 2 kali, sl st
Baris 3            : 1 ch, 2 sc dalam satu tusukan, 1 sc, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan, 1 sc * ulangi 3 kali, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan, 1 sc * ulangi 2 kali, sl st
Baris 4            : 1 ch, 2 sc, 2 sc dalam satu tusukan, 58 sc, * 2 sc, 2 sc dalam satu tusukan * ulangi 3 kali, 58 sc, * 2 sc, 2 sc dalam satu tusukan * ulangi 2 kali, sl st
Baris 5             : 1 ch, 2 sc dalam satu tusukan, 3 sc, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan, 3 sc * ulangi 3 kali, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan, 3 sc * ulangi 2 kali, sl st
Baris 6             : 1 ch, 4 sc, 2 sc dalam satu tusukan, 58 sc, * 4 sc, 2 sc dalam satu tusukan * ulangi 3 kali, 58 sc, * 4 sc, 2 sc dalam satu tusukan * ulangi 2 kali, sl st
Baris 7             : 1 ch, 2 sc dalam satu tusukan, 5 sc, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan, 5 sc * ulangi 3 kali, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan, 5 sc * ulangi 2 kali, sl st
Baris 8             : 1 ch, 6 sc, 2 sc dalam satu tusukan, 58 sc, * 6 sc, 2 sc dalam satu tusukan * ulangi 3 kali, 58 sc, * 6 sc, 2 sc dalam satu tusukan * ulangi 2 kali, sl st
Baris 9               : 1 ch, 2 sc dalam satu tusukan, 7 sc, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan, 7 sc * ulangi 3 kali, 58 sc, * 2 sc dalam satu tusukan, 7 sc * ulangi 2 kali, sl st
Baris 10-11        : 1 ch, 1 sc pada masing-masing tusukan, sl st
Baris  -15          : dengan rib stitch,  1 ch, 1 sc pada masing-masing tusukan, sl st

Dengan warna merah buatlah 172 tusuk rantai, sl st jangan dipotong akan dijadikan dasar untuk merajut baris 16.
Baris 16           : Warna hitam, 3 ch (dianggap sebagai tusuk dc pertama), *1 ch, lewati 1 tusukan, 1 dc di depan rantai merah, 1 ch, lewati 1 tusukan, 1 dc di belakang rantai merah* ulangi, 1 ch, sl st ( seperti teknik menganyam)

 Baris 17        : Ganti warna merah pada rantai merah yang telah dibuat sebelumnya,  [3 ch ( dianggap sebagai tusuk dc pertama), 1 ch, lewati 1 tusukan, 1 dc] di depan baris sebelumnya, * 1 ch, [1 dc, lewati 1 tusukan, 1 ch, 1 dc] di depan baris sebelumnya* ulangi, 1 ch, sl st, potong benang
Baris 18       : Ganti dengan warna hitam, 3 ch ( dianggap sebagai tusuk dc pertama) di depan baris sebelumnya, *[ 1 ch, 1 dc pada tusuk dc baris 16, 1 ch] di belakang baris sebelumnya* ulangi, sl st (mengikuti tusukan pada baris 16)
Baris 19-39      : Ulangi baris 16-18
Baris 40            : 1 ch, 1 sc pada masing-masing tusukan, sl st
Baris 41-44          : dengan rib stitch,  1 ch, 1 sc pada masing-masing tusukan, sl st


Pegangan Tas (2 buah)
110 ch,
Baris 1            : 1 ch, 110 ch, 3 sc dalam satu tusukan pada tusuk rantai terujung, ulangi sekali lagi pada sisi lain, sl st
Baris 2               : 1 ch, [110 ch, * 2 sc dalam satu tusukan* 3 kali] ulangi 2 kali, sl st
Baris 3               : 1 ch, [110 ch, * 1 sc, 2 sc dalam satu tusukan* 3 kali] ulangi 2 kali, sl st

à Jahit pegangan tas ke badan tas
à Beri kancing kayu dan pita sebagai pemanis




Minggu, 11 November 2012

Bikin topi yukzzzzzz



Salah satu kreasi rajut yang cukup banyak digemari oleh para rajuterz adalah topi..terutama topi bayi dan anak.. yang rasanya cukup marak akhir -akhir ini....Topi yang cukup populer adalah topi bayi maupun topi dengan model binatang atau karakter kartun yang sedang trend...

Sebelum mulai membuat topi, tentukan dahulu ukuran topi yang ingin kita buat....cara mengukurnya? penting ..itu..kalau tidak..bisa2 topinya gak kepake deh :)

Gambar diatas merupakan cara mengukur lingkar kepala anaka untuk menentukan besarnya topi yang akan kita buat...

SELAMAT MENCOBA...

Selasa, 03 Januari 2012

NANAS

Buah favorit rajuterz...??????langsung kujawab N A N A S....

mulai dari zaman bahuela sampai zaman modern pola nanas gak ada matinya....buat taplak, syal, baju, rompi, bolero, bedcover, dll...pokoknya gak ada matinya...jadi buah favorit.

Nyatut dari sebuah buku  Crochet: History & Technique by Lis Paludan, "berdasarkan sejarah Amerika, nanas merupakan simnol ramah tamah.  Tahun 1493, Columbuspertama kali membawa nanas kembali ke Eropa dan menjadi buah yang populer pada zamannya. Pada zaman Colonial America, Tuan rumah menyuguhkan nanas segar pada tamu-tamunya. Nanas menjadi simbol 'selamat datang' yang disuguhkan si tuan rumah dan juga menjadi makanan penutup.

Ramah tamah dan kehangatan juga menjadi karakter diantara para rajuterz...dan dituangkan juga ke dalam kreasi rajut. Variasi pola nanas begitu banyak sehingga tidak mungkin dibicarakan satu persatu disini..Apakah ada dasar polanya? ada...paling tidak itu bisa menjadi dasar yang kemudian dikembangkan oleh para rajuterz...Biasanya dimulai dari sejumlah tusuk dc dalam 1 tusukan, dilanjutkan dengan baris berikutnya tusuk dc(atau yg lbh tinggi) dipisahkan dengan tusuk ch.baris selanjutnya terdiri dari ch da sc.Ketika motif nanas mulai mengecil, jumlah ch dan sc pun dikurangi.

(artikel ini diambil dari Talking Crochet Newsletter)

Senin, 12 Desember 2011

Free ebook

 mau share nih....ebook buku tentang fashion,moga-moga berguna ya...Buat yang penasaran dengan cover ebooknya..mampir ke sini aja
just click the link below....

CF 1
CF 5
Amigurumi Red Angry birds 
Lady 3191